Rabu, 10 Oktober 2018

KODIM 0411/LT GELAR DOA BERSAMA



Majalah Saung Teritori. Masjid Ittihad Kodim 0411/LT kembali terdengar alunan dzikir, tahlil dan Pembacaan ayat-ayat Suci Al Quran pada Rabu 10 Oktober 2018. Tartil dan khitmad terjalin antara Imam dan Makmum sehingga membentuk irama khusyuk dalam pelaksanaannya. Doa bersama yang bertema "Dengan aparat pemerintah dan komponen masyarakat dan penggalangan dana untuk saudara saudara sebangsa dan setanah air yang tertimpa musibah bencana alam di wilayah Indonesia" dihadiri oleh Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhannudin,S.E.M.Si., Ketua Persit KCK Cabang XXXI, Pabung Lamtim Mayor Kav Joko S, Para Perwira Staf, Danramil dan perwakilan anggota, ASN Kodim 0411/LT serta Camat Metro Selatan, Sekcam Metro Pusat dan beberapa masyarakat sekitar Makodim 0411/LT.

Acara dimulai dengan membaca Suratul Fatihah lalu dilanjutkan dengan Sambutan Dandim 0411/LT yang mengajak kepada jamaah agar mendoakan saudara-saudara setanah air yang saat ini sedang "Kita sebagai insan beragama pasti meyakini bahwa kita semua pasti akan di uji oleh Sang Maha Pencipta sebagai Sunnah Kauniyah (ketetapan Allah Azza wa Jalla) sebagai mana yang tertulis pada Al Quran Surat Ali Imron ayat 186, oleh sebab itu jadikanlah ujian tersebut sebagai anak tangga untuk semakin dekat dengan-Nya, karena dengan adanya ujian sesungguhnya Allah SWT sedang ingin dekat bersama kita sebagaimana bunyi QS. Al Baqoroh ayat 153 'yaa ayyuhaa alladziina aamanuu ista'iinuu bialshshabri waalshshalaati inna allaaha ma'aalshshaabiriina' Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar". Ucap Dandim dengan lembut.
ditimpa musibah agar tetap tabah dan tawakal menjalani cobaan dan ujian dari Tuhan Semesta Alam.

Dandim menambahkan "Jika kita selama ini dekat dengan pejabat saja sudah merasa tenang, renungkan, bila kita bersabar maka Allah lah yang langsung dekat dengan kita, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bersabar, jadi kesabaran dalam menghadapi ujian dan cobaan adalah salah satu syarat untuk bisa lebih mendekatkan Allah agar selalu menyertai kita"


Tidak lupa Dandim 0411/LT mengingatkan kembali untuk meluangkan kelebihan rezeki untuk membantu meringankan beban saudara-saudara yang sedang ditimpa musibah, karena hakekatnya manusia itu belum bisa membuktikan dirinya cinta kepada Tuhannya apabila belum bisa mencintai saudara-saudaranya.

Usai Sambutan, Pelda Badri selaku imam mulai mengirimkan hadiah berupa Surat Al Fatihah kepada Rasulullah SAW, Sahabat-sahabatnya, para pahlawan, saudara-saudara setanah air dilanjutkan membaca surat Yaasiin dan tahlil.

Acara ditutup dengan doa untuk ketabahan para korban bencana yang masih hidup, doa ketenangan dan ampunan doa bagi yang meninggal serta doa baldatun toyyibatun wa Robbun Ghofur untuk kejayaan NKRI. (DL)  



Jumat, 05 Oktober 2018

DI DEPAN GERBANG MARKAS KODIM 0411/LT, TIGA KAPOLRES MENYIRAM AIR MINERAL KEPADA DANDIM 0411/LT



Majalah Saung Teritori – Puluhan Anggota Kepolisian dari tiga Polres (Metro, Lamtim dan Lamteng) ‘mengepung’ Makodim 0411/Lampung Tengah. Tidak hanya itu, para Kapolres juga ‘tega’ menyiramkan air ke tubuh Komandan Kodim (Dandim) Letkol Czi Burhannudin,S.E.,M.Si, Jum’at (5/10/2018).

Pengepungan dan penyiraman air tersebut dilakukan para Kapolres dari Metro, Lampung Tengah dan Lampung Timur sebagai bentuk surprise dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ke-73 Tahun 2018.

Salah seorang Kapolres menyampaikan, aksi tersebut telah terencana sebagai bentuk apresiasi atas sinergitas TNI dan Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang Kondusif di wilayah teritorialnya.

“Hari ini kita sengaja dateng ke Kodim 0411/LT dalam rangka untuk mengucapkan HUT TNI ke 73. Karena antara Kodim 0411/LT dengan Polres Metro, Lampung Tengah dan Lampung Timur selama ini terjalin hubungan yang baik. Dan kami harap ke depan akan terus ditingkatkan. Selamat HUT TNI, profesionalisme TNI untuk rakyat,” ucap Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik kepada awak media.

Atas kejutan dari Tiga Polres tersebut, Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhannudin, S.E,M.Si mengaku kaget dan merupakan pengalaman pertama selama ia menjabat.

“Saya tidak menyangka juga, para Kapolres dapat meluangkan waktu bersama PJU nya untuk datang kesini. Ini baru pertama kali di grujukin air saat hari TNI di sini, sama Tiga Kapolres sekaligus,” ucap Dandim dengan rasa haru.

Selain itu, sebagai bentuk evaluasi dalam tubuh TNI Kodim 0411/LT, dirinya mengharapkan agar seluruh prajuritnya dapat terus menjaga profesionalisme selama bertugas.

“Harapan saya seluruh prajurit lebih merasa bahwa dia berasal dari rakyat sehingga dia bekerja berprofesionalisme yang hanya satu tujuannya yaitu untuk rakyat,” kata Dandim.

Dandim juga merasa bangga atas perhatian yang diberikan tiga Polres tersebut.

“Ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan kami sebagai TNI, mendapatkan perhatian dari Kapolres Lampung Timur, Kapolres Lampung Tengah dan Kapolres Metro atas kepedulian untuk mengucapkan HUT TNI ke 73. Ini merupakan soliditas di lapangan. Ini membuktikan bahwa TNI-Polri itu satu untuk mewujudkan Kamtibmas di wilayah kita,” tandasnya.

Diketahui, bentuk kejutan dengan grujukan air tersebut juga dilakukan terhadap PJU Makodim setempat hingga para Danramil. (Media Center - Arby)

DIRGAHAYU TNI KE 73


DIRGAHAYU TNI KE 73


Kamis, 04 Oktober 2018

Ditengah Tugas Kemanusiaan, Yonif Raider-600/Mdg Tangkap Pengedar Narkoba di Kota Palu


Majalah Saung Teritori. Sungguh ironis, di saat bangsa Indonesia sedang berduka akibat gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala, masih ada juga segelintir orang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan tindak kriminal mengedarkan Narkoba. Para pelaku kriminal tersebut ditangkap oleh Prajurit Yonif Raider-600/Mdg yang sedang melaksanakan misi kemanusiaan membantu korban gempa bumi dan tsunami, Palu, Kamis (4/10/2018).

Peristiwa yang sungguh memalukan ini terjadi Kamis tengah malam di sebuah mini market Alfamidi Jl.Bazuki Rahman, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Seorang warga yang bernama Rifal (33 tahun), mengaku mantan Jaksa Pengadilan Palu yang beralamat di Jl. Zebra 1 Kelurahan  Birobuli, Kecamatan  Palu Utara tertangkap tangan menyimpan Shabu 5 paket siap edar, Paket sedang, Shabu-Shabu 1 paket siap edar, 1 buah pipa sisa paket 1 buah dan 3 buah botol beserta alat isapnya.

Penangkapan ini bermula ketika prajurit Yonif Raider 600/Mdg berjumlah 4 orang dipimpin Serda Azhari tengah bertugas melaksanakan Pengamanan Objek Vital,  Alfamidi Jl.Bazuki Rahman.

Serda Azhari menerangkan, awalnya melihat satu unit kendaraan mobil Avanza warna hitam Nopol  DN 779 ED selalu bolak balik di sepanjang jalan Bazuki Rahmat. Selang beberapa menit, satu unit kendaraan sepeda motor Mio Vino yang dikendarai seorang perempuan datang dan parkir di depan Alfamidi,  kemudian perempuan tersebut langsung masuk ke dalam mobil.

“Merasa curiga, saya perintahkan Pratu Catur mendekati kendaraan dengan menggunakan pakaian baju koko (baju Sholat.red) untuk mengintai dan melihat apa yang dilakukan kedua orang mencurigakan tersebut,”ujarnya. 

Berdasarkan laporan dari anggotanya tersebut, Azhari pun memerintahkan anggotanya menggedor pintu mobil dan menyuruh orang tersebut keluar dari mobil, namun pelaku tidak mau dan mencoba melawan sambil mengatakan "Aku ini Jaksa!!!”.

“Melihat situasi tersebut, Praka Herman dan Pratu Catur langsung bertindak dan melumpuhkan orang tersebut, dan saya laporkan kepada Dansatgas melalui Pasi Intel Lettu Inf  Vira Yudha Galih Senastri guna penanganan lebih lanjut,” terangnya.

“Setelah mendapatkan perintah dari Dansatgas, bersama dengan 3 orang Staf Intel melaksanakan penggeladahan dan selanjutnya keduanya kita serahkan kepada Patroli Pos Polisi Pam Mini Market Grend Hero untuk diamankan,”  tegas Azhari.

Selanjutnya Azhari menghubungi Pasi Intel dan atas perintah Dansatgas dirinya bersama 3 anggota staf Intel lainnya langsung mendatangi TKP. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan setumpuk uang dan dompet berisi sabu-sabu, timbangan digital dan parang.

“Setelah kami laporkan, Dansatgas memerintahkan agar semuanya termasuk barang diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. 

Adapun barang bukti yang ditemukan antara lain, uang sejumlah Rp. 252.950.000,-, cincin mas, giwang, 2 buah Hp, timbangan digital, kwitansi 1 lembar nilai Rp.  4.000.000, dompet wanita 1 buah berisi kantong plastik berisi 100 paket shabu dan Sajam/parang panjang 1 buah. (Dispenad)

Rabu, 03 Oktober 2018

Kasad Jenguk dan Beri Bantuan Bagi Prajurit Korban Gempa dan Tsunami Palu


Majalah Saung Teritori. Di sela-sela mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengunjungi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyempatkan diri menjenguk prajurit dan keluarganya, di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/2018).

Kasad dalam kunjungannya mengucapkan berlangsungkawa dan prihatin dengan peristiwa yang menimpa masyarakat Palu dan juga prajuritnya yang berdinas disana. Kasad minta prajurit tetap selalu bersabar dan semangat, tidak boleh putus asa.

Dalam kunjungannya, Kasad juga memberikan bantuan dan santunan yang langsung diterima oleh prajurit dan keluarganya yang tertimpa musibah ini. Saat penyerahan santunan, Kasad didampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang dan Danrem 132/TDL Kolonel Inf Agus Sasmita.

Danrem 132/TDL Kolonel Inf Agus Sasmita yang turut mendampingi Kasad mengatakan, sampai saat ini baru terdata 1(satu) prajurit TNI AD meninggal dunia bernama Sertu Hasmin yang berdinas di Denzibang-2 XIII/Merdeka, 5 orang mengalami luka berat yaitu Letda Czi Alfret Ganta, Serda Suyatno,  Serma Ihwani, Serma Sugiyono dan PNS Yunan Budiman.

“Adapun yang masih dinyatakan hilang atau masih dalam pencarian berjumlah 8 orang yaitu, Kopda Sofyan R Nuru, Pratu Daswar, Serda Asri, Serda Jemi, Serda Jasman, Serda Muh Yusup, Koptu Yusup Sallu  dan Serda Ismail,”ujarnya.

Danrem menambahkan, untuk Keluarga Besar Tentara (KBT) yang dinyatakan meninggal dunia berjumlah 6 orang, 1 orang hilang dan 5 orang luka berat.

“Sedangkan untuk kerugin materiil yaitu, 2 unit Kapal KMC V 28 hanyut diterpa Tsunami, 8 unit rumah dinas Bekang rata dengan tanah, 33 unit Rumah Dinas Kodim1306/Dgl rusak ringan, 1 unit kantor Koramil 07/Tawelu rusak berat, 1 unit barak Yonif 711/Rks rata dengan tanah dan 2 unit barak Yonif 711/Rks rusak berat,”tegasnya.

Kepala Satgas Tanggap Darurat ini mengungkapkan, sebelum menjenguk prajuritnya, Kasad mengunjungi Korban Gempa di beberapa titik yang kerusakannya sangat parah diantaranya di Jl HM Suharto, Kelurahan Petobo, Hotel Roa Roa wilayah Palu, Desa Loli Kabupaten Donggala dan Desa Jono Kabupaten Sigi.

Berkaitan dengan pendistribusian logistik bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Kolonel Inf Agus Sasmita mencatat ada 138 titik pengungsian. “Dari jumlah itu, tidak semua bisa diakses dengan jalur darat. Kesulitan itulah yang menghambat penyaluran bantuan. Salah satunya di Sigi. Kami akui transportasi masih terbatas," ucapnya.

Dijelaskan Danrem, saat ini, petugas dan relawan sedang memfokuskan penyaluran logistik ke daerah-daerah yang dianggap prioritas. "Kami menentukan tempat-tempat yang disuplai barang dan makanan yang belum. Berdasarkan laporan yang masuk. Nanti yang skala prioritas itulah yang diutamakan,"ungkapnya.

Dirinya berpendapat pengiriman logistik belum bisa menyelesaikan secara keseluruhan permasalahan yang sedang mendera masyarakat.

"Kita ini sifatnya pemberian atau pertolongan perbantuan pertama. Justru tujuan utama kita bagaimana mengembalikan perekonomian masyarakat. Saat ini kami sangat intens sekali bagaimana menciptakan suasana nyaman dan aman bagi masyarakat,”pungkasnya. (Dispenad)

Senin, 01 Oktober 2018

Kodim 0411/LT melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila




Majalah Saung Teritori. Dandim 0411/LT, Letkol Czi Burhannudin,S.E.,M.Si. menjadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di lapangan Apel Makodim 0411/LT pada Senin (1/10/2018).

Upacara sakral ini merupakan wujud jati diri Prajurit Kodim 0411/LT mengenang tragedi kelam Bangsa Indonesia yang mengakibatkan gururnya Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya tahun 1965.

Dandim 0411/LT disela-sela amanatnya mengingatkan kembali kepada Anggota Kodim 0411/LT dan ASN agar tetap mengingat dan waspada terhadap bahaya laten komunis yang mengancam Dasar Negara Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia.

Letkol Czi Burhannudin,S.E.,M.Si. berpesan kepada para prajuritnya untuk senantiasa patuh dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai kekuatan mental dalam melaksanakan tugas sehingga pelaksanaan kedinasan mendapatkan perlindungan dan ridho dari Sang Maha Kuasa, campur tangan Tuhan membuktikan gerakan kelam di masa lalu sudah dapat diatasi sehingga setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila yang sampai saat ini ideologi negara ini tetap berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Pancasila menjadi target utama tragedi kelam di tahun 1945 yang bisa berakibat pada bangsa ini akan kehilangan pondasi kepribadian bangsa, dan bila hal itu terjadi maka amanat para pendiri bangsa serta pahlawan perebut kemerdekaan akan sia-sia". tandasnya



"TNI akan terus menjadi Bhayangkari Bangsa Indonesia, karena Tentara lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan kembali kepada rakyat, demikian pula TNI akan timbul dan tenggelam bersama Negara Indonesia, saat ini kita adalah pemegang tongkat estafet selanjutnya, jadi jaga dengan baik amanah negara ini" Ucap Dandim 0411/LT menutup amanatnya. (DL)