Selasa, 26 Mei 2026

PRAJURIT KODIM 0411/KM DAN KORAMIL JAJARAN SINERGI GELAR PATROLI DAN PENGAMANAN MALAM TAKBIRAN IDUL ADHA 1447 H


Majalah Saung Teritori

Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, prajurit Kodim 0411/Kota Metro beserta Koramil jajaran bergerak serentak melaksanakan patroli dan pengamanan malam takbiran Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan pengamanan ini digelar secara masif dengan bersinergi erat bersama aparat Kepolisian, Pemda dan unsur terkait lainnya di seluruh wilayah binaan yang mencakup Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Minggu malam (26/05/2026).


Kegiatan ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran TNI-Polri dan Aparatur Pemerintah Daerah di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang sedang merayakan malam mengumandangkan takbir dengan khidmat.


Komandan Kodim (Dandim) 0411/KM, Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., melalui Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kapten Czi Yatiman, S.H., menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat pengamanan harus memegang teguh faktor keamanan dan bersikap humanis namun taktis di lapangan.

Dalam arahannya, Pasiops Kapten Czi Yatiman, S.H., menyampaikan perintah langsung dari Dandim 0411/KM yang menjadi pedoman operasi pengamanan, antara lain:

Sinergitas Tanpa Batas: Seluruh Koramil jajaran wajib berkoordinasi melekat dengan Polsek, pihak kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat di masing-masing wilayah binaan.

Penebalan Pengamanan di Titik Rawan: Menempatkan personel di lokasi-lokasi pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, serta masjid-masjid besar yang menyelenggarakan takbiran guna mengantisipasi kemacetan dan gangguan kamtibmas.

Patroli Bersama: Melaksanakan patroli bergerak (mobile) secara berkala untuk memantau situasi wilayah dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Temu Cepat Lapor Cepat: Menginstruksikan para Babinsa di lapangan untuk tetap peka terhadap perkembangan situasi dan segera melaporkan secara berjenjang pada kesempatan pertama jika ditemukan adanya indikasi gangguan keamanan.


"Sesuai perintah dan amanat dari Dandim Letkol Inf Noval Darmawan, keselamatan warga adalah prioritas utama. Kita pastikan malam takbiran Idul Adha 1447 H ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Jangan ada ruang sekecil apa pun bagi pihak-pihak yang ingin mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat," tegas Kapten Czi Yatiman, S.H.


Pantauan di lapangan menunjukkan, di wilayah Kota Metro, personel Kodim 0411/KM bersama Polres Metro memperketat pengamanan di area pusat kota dan perbatasan wilayah. Sementara itu, di wilayah Kabupaten Lampung Tengah yang memiliki cakupan teritorial sangat luas, Koramil jajaran berkolaborasi aktif dengan Polres Lamteng beserta jajaran Polsek untuk menyisir jalan-jalan lintas utama serta pemukiman warga.

Keterlibatan aktif para Babinsa yang melekat di kampung-kampung binaan terbukti efektif menjaga ketenangan malam takbiran. Berkat sinergi yang kokoh antara TNI, Polri, dan aparatur pemerintah daerah, secara umum situasi kamtibmas di seluruh wilayah binaan Kodim 0411/KM hingga tengah malam dilaporkan berada dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. (DL)


Senin, 25 Mei 2026

DANDIM 0411/KM PIMPIN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID MAKODIM


Majalah Saung Teritori

LAMPUNG TENGAH – Keluarga besar Kodim 0411/Kota Metro secara resmi memulai pembangunan fasilitas ibadah baru yang representatif. Komandan Kodim (Dandim) 0411/KM, Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., memimpin langsung jalannya upacara peletakan batu pertama (groundbreaking) rencana pembangunan Masjid di Lingkungan Makodim 0411/KM yang bertempat di Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (25/05/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 09.25 WIB ini menandai langkah awal komitmen satuan dalam memperkokoh kerohanian, mental spiritual, serta ketakwaan seluruh prajurit, PNS, sekaligus warga masyarakat di sekitar lingkungan komando teritorial.


Tampak hadir dalam prosesi sakral ini, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0411/KM Mayor Cke M. Taufiek, para Perwira Staf (Pa Staf) Dim 0411/KM, Kepala Kelompok Tata Usaha Urusan Dalam (Kapoktuud) Dim 0411/KM Peltu Eko W., seluruh jajaran Anggota Staf Makodim 0411/KM, serta para tukang yang akan bertugas melaksanakan konstruksi bangunan Masjid tersebut.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang khidmat, dilanjutkan dengan sambutan resmi Dandim 0411/KM, prosesi peletakan batu pertama, pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur, dan diakhiri dengan doa penutup serta ramah tamah bersama seluruh personel.


Dalam sambutannya, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., menyampaikan rasa syukur mendalam atas dimulainya pembangunan tempat suci ini. Ia mengajak seluruh elemen satuan untuk bersatu padu mewujudkan rumah ibadah tersebut secara bergotong royong.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita berkumpul untuk melaksanakan peletakan batu pertama rencana pembangunan Masjid tempat kita menghamba dan beribadah. Dengan mengucap 'Bismillahirrahmanirrahim', insya Allah atas rida Allah SWT, kita semua bisa mewujudkan tempat ibadah yang nyaman bagi kita," tutur Dandim penuh khidmat.


Lebih lanjut, Letkol Inf Noval Darmawan menekankan bahwa keberadaan Masjid ini nantinya harus menjadi pusat peningkatan keimanan yang berdampak positif pada integritas pengabdian prajurit TNI AD.

"Semoga dengan berdirinya Masjid kita ini kelak, dapat menjadi ladang amalan jariah bagi kita semua, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sekali lagi, mari kita wujudkan bersama-sama. Semoga seluruh proses pembangunan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan manfaat barokah yang luas bagi kita sekalian dan masyarakat di lingkungan Kodim 0411/KM," tegas pimpinan nomor satu di Kodim 0411/KM tersebut.


Usai memberikan sambutan, Dandim Letkol Inf Noval Darmawan melakukan peletakan batu pertama di titik fondasi utama yang diikuti oleh Kasdim Mayor Cke M. Taufiek. Pemotongan tumpeng secara simbolis kemudian diserahkan kepada perwakilan tukang bangunan sebagai bentuk titipan amanah agar pembangunan dapat berjalan dengan kokoh, selamat, dan sesuai rencana.

Seluruh rangkaian kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Makodim 0411/KM ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan hingga selesai. (DL)

Minggu, 24 Mei 2026

"NGUNJAL" MATERIAL, PIKUL DAN PAKAI RAKIT BAMBU DARURAT DEMI PEMBANGUNAN JEMBATAN GARUDA


Majalah Saung Teritori

Di tepian sungai wilayah teritorial Koramil 411-12/Gunung Sugih, Kodim 0411/Kota Metro. Tanpa memedulikan rasa lelah di hari libur, para prajurit berseragam loreng bersama warga masyarakat rela bermandikan peluh dan berkuah lumpur demi "ngunjal" (melansir) material pembangunan Jembatan Gantung Garuda pada Minggu (24/05/2026).

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar sasaran fisik, melainkan sebuah pertaruhan harapan bagi warga agar tidak lagi terisolasi. Fakta perjuangan yang terekam dalam dokumentasi lapangan memperlihatkan betapa beratnya medan yang harus ditaklukkan demi tegaknya fondasi Jembatan Gantung Garuda.


Karena jauhnya akses kendaraan, sebagian material bangunan seperti semen dan batu split harus dilansir secara manual. Para prajurit Koramil 411-12/GS bersama warga harus menuruni tebing tanah yang curam, licin, dan rawan longsor untuk mengumpulkan sak-sak material di bibir sungai.

Guna menyeberangkan material ke titik pondasi seberang, mereka hanya mengandalkan sebuah rakit bambu darurat yang dirakit sederhana dan dilapisi selembar triplek miring. Sambil berdiri di dalam air keruh setinggi lutut hingga pinggang, kaki-kaki kokoh prajurit TNI dan warga menahan laju rakit agar tidak terbawa arus sungai yang siap menghanyutkan apa saja di atasnya.

Proses pemindahan material dari tumpukan menuju rakitpun memerlukan perjuangan dan semangat yang tinggi. Kulit yang bergesekan langsung dengan kasarnya karung semen menjadi hal biasa. Pundak para Babinsa dan warga menjadi tumpuan utama, digerakkan oleh satu tekad: Jembatan Gantung Garuda harus berdiri.


"Melihat langsung bagaimana anggota kami di lapangan bersama warga memikul sak material seberat itu, lalu menyeberangkannya menggunakan rakit bambu di atas arus sungai, benar-benar membuat dada kita sesak oleh rasa bangga sekaligus haru. Inilah wajah asli TNI, kami memberikan tenaga, pundak, dan seluruh kemampuan kami demi kesulitan rakyat," ujar Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., secara terpisah.

Kerja keras yang menguras fisik ini dilakukan dengan penuh keikhlasan. Senyum lelah namun sarat akan semangat gotong royong memancar dari wajah para petarung teritorial ini. Tumpukan karung material berhasil dilansir satu demi satu ke seberang sungai demi mempercepat pengecoran tiang utama jembatan.

Kegiatan melansir material yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kemanunggalan. Pundak boleh terasa linu, kaki boleh terendam air dingin sungai, namun semangat juang demi Jembatan Gantung Garuda tetap tegak berdiri demi masa depan Lampung Tengah. (DL)

Jumat, 22 Mei 2026

Perpisahan dan Pentas Seni TK Kartika II-29 Metro

Majalah Saung Teritori

Suasana haru berbalut keceriaan mewarnai Aula Asrama Kodim 0411/KM, Kota Metro, pada Kamis (21/05/2026). Segenap pengurus yayasan, guru, dan wali murid berkumpul dalam acara Perpisahan dan Pentas Seni Anak Didik TK Kartika XXVII-29 Metro. Mengangkat tema yang sangat visioner, "Langkah Kecil Hari Ini, Mimpi Besar di Masa Depan", acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini sukses melepas 31 murid yang dinyatakan lulus dan siap melangkah ke jenjang pendidikan dasar.

Acara penting bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 0411/KM Rem 043 Cabang II Sriwijaya, Ny. Dian Noval Darmawan, didampingi Ibu Wakil Ketua Yayasan beserta jajaran Pengurus Kartika.

Turut hadir pula Pengawas Sekolah Kecamatan Metro Pusat Ibu Ratna Mariya, M.Pd., Kepala Sekolah TK Kartika XXVII-29 Metro Sri Mulyati, S.Pd.AUD., Kepala Sekolah TK Kartika XXVII-30 Punggur, serta seluruh wali murid dari anak-anak yang lulus pada tahun ajaran ini.

Acara diawali dengan penampilan khidmat Tari Sigeh Pengunten (tari penyambutan adat Lampung) yang dibawakan secara menggemaskan oleh murid-murid TK Kartika, sebagai simbol penghormatan kepada Ibu Ketua Yayasan dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah TK Kartika XXVII-29 Metro, Sri Mulyati, S.Pd.AUD., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan tanpa henti dari Ny. Dian Noval Darmawan selaku Ketua Yayasan.

"Alhamdulillah, tahun ini kami meluluskan 31 murid yang kini telah memiliki modal karakter kuat untuk melanjutkan ke jenjang SD. Terima kasih juga kepada seluruh wali murid yang telah memercayakan putra-putrinya serta mendukung penuh terselenggaranya acara pentas seni ini," ungkapnya.

Apresiasi senada juga datang dari Pengawas Sekolah, Ibu Ratna Mariya, M.Pd. Ia memuji dedikasi para guru TK Kartika yang terbukti berhasil mendidik dan membina anak-anak menjadi cerdas, mandiri, dan berani tampil di depan publik.

Saat memberikan sambutan, Ketua Yayasan Kartika Jaya, Ny. Dian Noval Darmawan, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya melihat perkembangan mental anak-anak didik.

"Secara pribadi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan ibu guru yang tiada lelah membimbing, mengarahkan, dan mendidik anak-anak kita. Ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa," tutur Ny. Dian Noval Darmawan.

Beliau juga menambahkan bahwa melihat keberanian anak-anak tampil di atas panggung pentas seni merupakan sebuah kebanggaan yang tidak ternilai bagi orang tua yang telah mengasuh mereka dari kecil.

"Selamat berjuang di sekolah dasar (SD) anak-anakku tersayang. Kembangkan terus ilmu dan karakter baik yang sudah didapat dari TK Kartika ini. Semoga langkah kecil kalian hari ini akan mengantarkan pada kesuksesan dan mimpi besar di masa depan, Aamiin," doa dan harapan istri Dandim Letkol Inf Noval Darmawan tersebut.

Memasuki acara inti, Ny. Dian Noval Darmawan secara simbolis memberikan Tali Asih kepada 31 murid yang lulus sebagai bentuk penghargaan dan motivasi belajar. Setelah pembacaan doa yang berlangsung khidmat, acara dilanjutkan dengan puncak Pentas Seni yang menampilkan berbagai bakat anak, mulai dari menari, menyanyi, hingga hafalan surat pendek.

Seluruh rangkaian acara perpisahan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, meninggalkan kenangan manis bagi seluruh keluarga besar Kodim 0411/KM.


Kamis, 21 Mei 2026

MENEMBUS ARUS SUNGAI WAY TIPO, PRAJURIT KORAMIL 411-12/GS DAN WARGA "NGUNJAL" MATERIAL PAKAI RAKIT BAMBU DARURAT


Majalah Saung Teritori

Semboyan TNI AD Kuat Bersama Rakyat bukan sekadar slogan, namun fakta hidup yang terukir nyata di lokasi pembangunan Jembatan Sungai Way Tipo, Kelurahan Gunung Sugih. Penuh perjuangan, saat jajaran Koramil 411-12/Gunung Sugih Kodim 0411/Kota Metro bersama masyarakat berhiaskan semangat dalam kegiatan melansir material untuk pondasi bangunan Jembatan Gantung Garuda, Kamis (21/05/2026).

Jiwa pengabdian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali diuji dan dibuktikan di lapangan. Di bawah naungan payung langit mendung yang menyelimuti Kelurahan Gunung Sugih, jajaran Koramil 411-12/Gunung Sugih Kodim 0411/Kota Metro terus menunjukkan militansi tinggi dengan memacu percepatan pembangunan jembatan Sungai Way Tipo.

Meski cuaca kurang bersahabat dan ancaman arus sungai yang fluktuatif membayangi, semangat Sertu Agus Purnomo beserta belasan prajurit lainnya tidak surut sedikit pun demi mewujudkan jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses mobilitas warga setempat.

Lokasi pembangunan di pinggiran Sungai Way Tipo tampak menjadi medan perjuangan nyata. Sebanyak 15 personel TNI dari Koramil 411-12/GS bahu-bahu bersama 8 orang tukang ahli, 7 orang warga masyarakat, serta 1 orang teknisi lapangan. Di bawah komando taktis di lapangan, seluruh personel dibagi ke dalam beberapa titik krusial guna mengejar target fungsional jembatan.

Adapun sasaran pekerjaan fisik yang digempur secara simultan pada hari ini meliputi: Pelangsiran Material: Memindahkan secara manual material-material berat menyeberangi arus Sungai Way Tipo ke sisi seberang.

Pemasangan Batu Pondasi: Penataan batu belah secara presisi untuk memperkokoh dudukan jembatan di seberang sungai. Perakitan Besi Pondasi & Tiang: Penjalinan besi-besi ulir raksasa sebagai struktur tulang utama penahan beban. Perakitan Papan Cor: Pemasangan bekisting (cetakan kayu/triplek) untuk tiang dan pondasi seberang. dan Pengecoran: Proses finishing pengisian semen pracetak pada struktur tiang.

Besarnya skala perjuangan ini tecermin dari volume material yang harus ditaklukan oleh otot-otot kekar para prajurit dan warga. Tidak kurang dari 100 batang besi ulir ukuran 13 inci, 50 batang besi ulir 16 inci, serta 10 ikat ditambah 20 kg kawat bendrat dirakit secara manual menggunakan 10 buah mata gerinda besi.

Dukungan material berat berupa 4 rit batu belah, 3 rit batu split, 6 rit pasir, serta 105 sak semen terus diaduk dan dialirkan menggunakan 5 buah bak cor serta 10 buah ember cor. Untuk memastikan kekuatan cetakan, 20 kg paku, 20 ikat kayu kasau, dan 5 lembar triplek dipasang dengan presisi mengikuti tarikan satu gulung benang pembatas.

Di tempat terpisah, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., melalui Danramil 411-12/GS Kapten Inf Suprobo menegaskan bahwa jembatan Sungai Way Tipo ini bukan sekadar bangunan fisik bentangan besi ataupun kokohnya semen belaka. Lebih dari itu, jembatan ini adalah wujud nyata dari kehadiran TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

"Meskipun cuaca mendung dan medan berlumpur pasca-hujan, keringat yang mengucur dari para prajurit dan warga di Sungai Way Tipo adalah bukti otentik bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat di Lampung Tengah tidak bisa digoyahkan oleh cuaca buruk sekalipun. Kita ingin jembatan gantung ini segera berdiri kokoh agar anak-anak bisa sekolah dengan aman dan hasil tani masyarakat bisa lancar dipasarkan," tegasnya. (DL)

Rabu, 20 Mei 2026

BABINSA KORAMIL 411-09/SS BERTINDAK SEBAGAI KOMANDAN UPACARA PERINGATI HARKITNAS 2026


Majalah Saung Teritori

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke-118 Tahun 2026, Koramil 411-09/Seputih Surabaya Kodim 0411/Kota Metro bersinergi dengan jajaran Pemerintah Kecamatan menggelar upacara bendera khidmat yang dipusatkan di Halaman SMP Negeri 2 Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (20/05/2026) pagi pukul 09.00 WIB.

Upacara peringatan tahun ini mengusung esensi mendalam tentang refleksi perjuangan bangsa, sekaligus menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme, gotong royong, dan kesadaran kolektif dalam memajukan pembangunan nasional mulai dari tingkat wilayah (pedesaan).

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Seputih Surabaya Eko Meidianto, S.Pd., M.M., yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara (Irup). Kehadiran unsur TNI-Polri dan aparatur daerah terlihat sangat solid, dihadiri oleh Sekcam I Nyoman Prayoga, S.Sos., Danton Brimob Pos Seputih Surabaya yang diwakili oleh Bharaka Jimi, Babinsa Koramil 411-09/SS Praka Ochi Ramadhona.

Upacara ini juga diikuti secara masif oleh Kepala UPTD se-Kecamatan, Kepala Sekolah, Kepala Kampung beserta seluruh perangkat kampung se-Kecamatan Seputih Surabaya. Sementara barisan upacara diisi oleh pasukan gabungan PNS staf instansi/UPTD, para guru, serta ratusan siswa-siswi SMPN 2 Seputih Surabaya.


Pelaksanaan upacara berjalan dengan tertib dan disiplin yang tinggi berkat kolaborasi erat antara pihak sekolah, aparatur kecamatan, dan TNI. Adapun susunan petugas upacara yang terlibat meliputi, Inspektur Upacara (Irup): Camat Seputih Surabaya, Eko Meidianto, S.Pd., M.M. Komandan Upacara: Praka Ochi Ramadhona (Anggota Babinsa Koramil 411-09/SS). Perwira Upacara: Kasi Trantibum, Subarjo. Pembaca Susunan Acara: Guru SMPN 2 Seputih Surabaya. Pembaca Teks Pancasila: Camat Seputih Surabaya. Pembaca Pembukaan UUD 1945: Guru SMPN 2 Seputih Surabaya. dan Pembaca Doa: Kepala KUA Kecamatan Seputih Surabaya.

Dipilihnya lingkungan sekolah (SMPN 2 Seputih Surabaya) sebagai lokasi upacara memiliki makna filosofis yang sangat kuat. Hari Kebangkitan Nasional yang berakar dari berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 merupakan simbol kebangkitan kaum terpelajar. Melalui momentum ini, negara ingin mengetuk kembali semangat generasi muda (pelajar) di wilayah Lampung Tengah agar melek literasi, disiplin, dan siap menjadi motor penggerak Indonesia Emas 2045.

Selain itu, tampilnya Praka Ochi Ramadhona sebagai Komandan Upacara menegaskan peran aktif Babinsa Kodim 0411/KM yang tidak hanya menjaga keamanan teritorial, tetapi juga hadir di tengah-tengah instansi pendidikan untuk memberikan teladan kedisiplinan dan menanamkan nilai-nilai bela negara secara humanis kepada masyarakat. Sinergi antara para guru, PNS, aparat kepolisian, dan TNI dalam upacara ini mencerminkan bahwa "Kebangkitan Nasional" hanya bisa diraih melalui persatuan dan kerja sama lintas sektoral yang kokoh.


Seluruh rangkaian upacara memperingati HARKITNAS Tahun 2026 di Kecamatan Seputih Surabaya ini selesai dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB dalam situasi yang aman, tertib, lancar, dan penuh khidmat. Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Babinsa Jajaran Koramil Kodim 0411/KM juga melaksanakan aksi serupa di wailayah binaan masing-masing (DL)

Senin, 18 Mei 2026

Anggota Koramil 411-04/Trimurjo dan Warga Gencarkan Gotong Royong Perapihan Badan Jalan Sekitar Jembatan Garuda Way Raman


Majalah Saung Teritori

Semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat selalu terlihat luar biasa di wilayah Kabupaten Lampung Tengah. ini terbukti saat Anggota Koramil 411-04/Trimurjo, Serka M. Fauzan, bersma 4 personel Babinsa melaksanakan aksi gotong royong melanjutkan program pembangunan jembatan Sungai Way Raman yang berlokasi di Kampung Purwoadi, Kecamatan Trimurjo, Senin (18/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi bukti konkrit hadirnya TNI di tengah-tengah masyarakat guna mempercepat pembangunan infrastruktur desa yang krusial bagi mobilitas warga.

Pembangunan jembatan garuda ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Adapun personel yang dikerahkan meliputi: Anggota TNI (Koramil 411-04/Trimurjo): 4 personel, tukang ahli: 1 orang dan masyarakat setempat: 15 orang

Untuk memastikan jembatan dapat berdiri dengan kokoh dan aman, pengerjaan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Hingga hari ini, sasaran fisik yang telah dan sedang dilaksanakan meliputi pembersihan dan pembentukan akses jalan menuju jembatan, pembongkaran struktur jembatan lama, penggalian pondasi titik nol, tepi jauh, serta lubang paku bumi, pemotongan dan perakitan besi tulangan, pemasangan besi dan paralon untuk pengecoran paku bumi, pengecoran paku bumi sebagai tiang pancang, pemasangan begisting (cetakan beton), perakitan dan pemasangan besi cor penopang plat baja, pemasangan begisting samping, pengecoran pondasi tapak jembatan dan pembongkaran tapak jalan serta perapian begisting.

Pembangunan ini didukung oleh material yang memadai demi menjaga kualitas jembatan, di antaranya puluhan batang besi ulir dan polos standar SNI, puluhan sak semen, serta armada truk pengangkut pasir dan batu split yang terus menyuplai kebutuhan di lokasi.

Di tempat terpisah, Danramil 411-04/Trimurjo menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, melainkan juga merawat "jembatan hati" antara TNI dan rakyat.

"Melalui kegiatan ini, kita berharap akses transportasi warga Kampung Purwoadi dapat segera kembali normal, sehingga roda perekonomian dan aktivitas sehari-hari masyarakat bisa berjalan lebih lancar dan aman," ujar Serka M. Fauzan di sela-sela kegiatan.

Masyarakat Kampung Purwoadi pun menyambut hangat dan mengapresiasi penuh kehadiran anggota Koramil yang tanpa lelah memotivasi serta bekerja bersama-sama di lapangan. (DL)