Kamis, 03 September 2026

KORPORASI BERSINERGI MITIGASI KARHUTLA, TIM SATGAS MABES TNI SAMBANGI PT GGF TERBANGGI BESAR


LAMPUNG TENGAH – Tim Satgas Karhutla Mabes TNI didampingi Kodim 0411/KM terus memperluas jangkauan pencegahan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah rawan strategis. Kali ini, Satgas Mabes TNI menggelar Kunjungan Silaturahmi dan Diskusi Taktis bersama jajaran manajemen PT Great Giant Foods (GGF) di Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (03/09/2026) siang.


Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut difokuskan untuk memantapkan sistem koordinasi penanganan dini, pertukaran data titik api (hotspot), serta kesiapsiagaan tanggap darurat di area operasional industri agro besar tersebut.

Rombongan Tim Satgas Karhutla Mabes TNI dipimpin langsung oleh Ketua Tim (Katim) Satgas Karhutla Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung, didampingi Brigjen TNI (Mar) Toni Kurniawan, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. (Pamen Denmabesad), Kolonel (Lek) Putu Widiyantara, Kolonel (Tek) Imam Nugroho, Letkol Laut (T) Marno, Letkol Laut (KH) Hari DP, Mayor Cpm Zaenal Makruf (Irdavermat Itutben Itpuspomad), serta Mayor Inf Bagus Setiawan (Pasi Intel Dim 0410/KBL).


Turut mendampingi dari jajaran Kodim 0411/KM, Kasdim Mayor Cke M. Taufiek mewakili Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., Danramil 411-11/Terbanggi Besar Kapten Czi Yatiman dan Pasi Inteldim 0411/KM Kapten Inf Zaenuri.

Kedatangan rombongan perwira Mabes TNI disambut hangat di markas PT GGF oleh Senior Manager Corporate Affairs PT GGF Hendri Tanujaya, Senior Manager Safety Health Environment (SHE) Arief Fatullah, Wakil Manager SHE Ilman Nur Ilias, Kabag External Relations Aris, serta Komandan Security Wiyoto.

Rangkaian acara diawali dengan pemutaran profil perusahaan, pembukaan, pengenalan sejarah operasional PT GGF, serta perkenalan jajaran personel Tim Satgas Karhutla Mabes TNI.


Dalam sambutannya, Katim Satgas Karhutla Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung menekankan bahwa kawasan industri agro yang luas seperti PT GGF memerlukan sistem kesiapsiagaan ganda demi mengantisipasi potensi Karhutla pada musim kemarau.

"Upaya pencegahan Karhutla tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kesiapsiagaan seluruh elemen. Perusahaan yang memiliki areal operasional luas wajib memiliki sistem deteksi dini dan mekanisme respon cepat. Kunci utamanya adalah komunikasi yang efektif dan cepat. Begitu ditemukan adanya indikasi atau titik api kecil, segera koordinasikan agar bisa dipadamkan sebelum meluas," tegas Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung.


Sementara itu, Senior Manager Corporate Affairs PT GGF Hendri Tanujaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan tim Mabes TNI dan Kodim 0411/KM. Ia menegaskan komitmen PT GGF dalam mendukung penuh program pemerintah dan TNI terkait kelestarian lingkungan.

"Kami berkomitmen penuh untuk terus melakukan langkah preventif, menyiagakan sarana prasarana pemadam, serta meningkatkan kewaspadaan di seluruh areal operasional perusahaan. Sinergi dan koordinasi berkala bersama TNI, Polri, dan Pemda sangat kami harapkan agar potensi bencana dapat ditangani secara tepat dan terpadu," ungkap Hendri Tanujaya.



Memasuki agenda inti, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif serta diskusi teknis membahas pemetaan wilayah rawan, kesiapan alutsista dan peralatan pemadam internal perusahaan, hingga penyusunan alur pelaporan cepat ke aparat Koramil maupun Babinsa terdekat. Diskusi berlangsung komunikatif, hangat, dan penuh keakraban.

Kunjungan silaturahmi Tim Satgas Karhutla Mabes TNI di PT GGF Terbanggi Besar ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir pada pukul 15.20 WIB dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif. (DL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar